Pengalamanku

16082012(014)Saya mulai masuk Hongkong tanggal 6-4-2006.

Di negeri inilah ku dapatkan banyak pengalaman. Pengalaman pertama masuk Hongkong saya dapat job menjaga bayi baru  lahir, betapa susahnya menjaga bayi, walaupn aku sendiri sudah punya anak, tapi negeri hongkong lain dengan di negeri sendiri.

Ku hanya dapat bertahan cuma 6 bulan, akhirnya aku di terminit. Setelah melalui proses yang rumit dan berliku-liku, akhirnya ku bisa bekerja lagi dan dapat job menjaga anak umur 8 dan 11 tahun. Walaupun penuh rintangan dan cobaan aku akhirnya dapat lolos finish contrak. Karena gaji masih underpay maka aku mencari majikan yang bisa membayar diriku dengan gaji full.

Suka dan duka hidup dalam perantauan membuat diriku semakin bisa hidup mandiri, membuat diriku bertambah pengalaman untuk menyadari makna hidup dan kehidupan.

Setelah melalui proses aku dapat job menjaga orang tua, disinilah ku dapatkan pengalaman tentang kesehatan.

Kubisa mengenali berbagai macam obat dan berbagai macam cara untuk merawat orang tua yang sudah jompo.

Nenek yang ku asuh mempunyai berbagai penyakit. komplikasi peyakit yang dia derita membuat badannya kurus kering. Hari demi hari kondisinya semakin memburuk, akhirnya di bawa ke rumah sakit Sanatorium Hospital seebuah rumah sakit yang sangat mahal. Saya di tugaskan untuk menjaganya, ku dapat pengalaman bgaimana memasang infus, memberikan obat, mengetahui keadaan pasien.

Selama 3 bulan saya berada di Sanatorium Hospital banyak hal-hal yang ketak mengerti, dari penyedotan air dalam paru-paru, cara melihat timbunan air yang ada di paru-paru membuatku semakin ngeri,pilu dan sedih. Begitulah orang yang tidak mau mensyukuri karunia Allah hingga uang yang banyak harus terkuras hanya untuk kepentingan pribadi. Penyakit komplikasinya tak membuat dia sadar, justru bersikeras untuk hidup an ingin menikmati indahnya dunia yang hanya sementara. Selama 13 bulan ku bekerja, akhirnya nenek itu menghembuskan nafas terakhirnya dalam keadaan yang sangat mengerikan.  2 tahun ku bekerja di rumah itu, ku kembali mencari majikan lagi. Ku dapatkan job menjaga kakek yang usianya hampir 90 tahun yang mengidap penyakit kanker tenggorokan. Dikarenakan mau operasi maka si kakek ini segera mencari pembantu dan dia memilihku karena aku sudah banyak pengalaman menjaga orang tua atau orang jompo. Betapa ku terkejut setelah mengetahui si kakek yang baru saja operasi yang memakan waktu 10 jam dengan sehatnya tanpa merasa lelah atau lemah. Demi menikmati indahnya dunia yang sementara ini dia rela melakukan operasi yang begitu lama. Kenapa uang yang banyak tidak untuk di sodakohkan tapi malah dibuat kepentingan dirinya sendiri.

Astagfirullah manusia yang tak mengenal Tuhan akankah dia punya penyesalan nanti.  Subhanaalloh ya Alloh ampunilah dosaku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s